15 Cara Mengatasi Laptop Lemot Agar Kembali Lancar

Saat ini, pekerjaan dapat dengan mudah dilakukan di mana saja. Anda tidak harus datang ke kantor setiap hari, bergegas di meja Anda. Kemudahan ini didukung dengan kemajuan teknologi yang memungkinkan Anda bekerja dari jarak jauh hanya dengan menggunakan laptop. Laptop merupakan perangkat yang membutuhkan perawatan rutin agar dapat digunakan secara optimal. Tidak semua laptop berfungsi dengan baik, oleh karena itu Anda perlu mempelajari cara mengatasi laptop yang lambat.

Laptop adalah perangkat elektronik dengan banyak peralatan sensitif di dalamnya. Jika Anda sebagai pengguna memperhatikan dengan baik dan benar kondisi laptop Anda, semuanya akan berfungsi dengan baik. Untuk memberi Anda gambaran tentang apa yang harus dilakukan dengan laptop lambat, artikel ini akan membahas:

1. Cara Mengatasi Laptop Lambat dengan Menghapus Program yang Tidak Terpakai

Saat pertama kali membeli laptop, Anda mungkin menemukan beberapa aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya atau yang lebih dikenal dengan bloatware. Aplikasi ini hanya membebani laptop Anda dan memperlambat laptop Anda, itu sebabnya Anda perlu menghapus aplikasi dan program yang jarang digunakan agar laptop Anda berjalan lebih lancar.

2. Tutup program yang berjalan secara otomatis saat startup

Program tertentu di Windows 10 berjalan secara otomatis saat laptop dihidupkan. Tutup beberapa program yang berjalan saat startup untuk mencegah laptop Anda melambat. Buka Task Manager dan pilih tab Startup, dan periksa program yang mempengaruhi proses startup.

Baca Juga : Twitter Down Error Gangguan Tidak Bisa Dibuka Hari Ini Minggu 11 Desember, Kenapa Twitter Tidak Bisa Dibuka

3. Gunakan perangkat lunak antivirus yang ringan

Cukup banyak program antivirus yang dapat menurunkan kinerja laptop. Pilih varian antivirus yang ringan dan tidak membebani laptop Anda. Misalnya, sekarang Anda bisa menggunakan perangkat lunak antivirus seperti Norton dan BitDefender yang ringan dan tidak memakan banyak sumber daya saat digunakan.

4. Bersihkan cache secara teratur

Sangat penting untuk membersihkan cache atau file-file sementara di laptop Anda secara teratur agar laptop Anda berjalan lebih lancar. Buka pengelola file dan klik kanan pada gambar di hard drive Anda (misalnya drive C atau D). Klik Properties, lalu arahkan kursor ke tab General dan tekan tombol Disk Cleanup untuk membersihkan akumulasi cache dan file sementara.

5. Ubah pengaturan daya ke High Power (Kinerja Tinggi)

Windows 10 memiliki fitur manajemen daya laptop yang dapat menyesuaikan performa laptop dengan kebutuhan Anda. Ubah pengaturan daya dengan mengklik kanan gambar baterai di bilah tugas kanan bawah. Ubah pengaturan power ke high performance untuk memaksimalkan fungsi laptop anda dan mengatasi laptop lemot

Baca Juga : ALASAN Kenapa Twitter Down Hari Ini, Ketahui Penyebab Twitter Error Hari ini, Klik di Sini

6. Gunakan MSconfig untuk menutup program yang tidak diperlukan

Berbeda dengan Windows 10, sistem operasi Windows 7 tetap membutuhkan keterlibatan Anda secara langsung untuk mematikan program yang berjalan saat startup menggunakan perintah MSconfig. Buka menu Mulai dan ketik jalankan. Masukkan perintah MSconfig pada kolom yang tersedia untuk membuka dan menjalankan perintah tersebut. Pilih program mana yang akan dimatikan saat startup, berhati-hatilah agar tidak mematikan program Windows yang sangat penting.

7. Jalankan program defragmentasi disk secara rutin

Jika laptop Anda masih menggunakan Windows 7, bisa dipastikan media penyimpanan tersebut sudah tua dan perlu didefrag agar isinya tetap teratur. Proses defragmentasi memakan waktu lama, coba jalankan di malam hari agar laptop Anda bisa ditinggal semalaman.

8. Menggunakan fitur Ready Boost di laptop Anda

Cache laptop penuh adalah masalah yang dapat memperlambat laptop. Windows 7 memiliki fitur bernama Ready Boost yang membantu laptop mendapatkan cache ekstra sehingga bisa berjalan lebih mulus. Anda membutuhkan flashdisk dengan kapasitas minimal 16GB yang mendukung koneksi USB 3.0 untuk menjalankan fitur ini.

9. Matikan sistem indeks pencahayaan

Tidak seperti Windows 10, Windows 7 masih memiliki proses pengindeksan perangkat lunak yang tidak sempurna. Terkadang proses pengindeksan dapat membebani laptop. Matikan pengindeksan sistem pada Windows 7 dengan membuka menu Mulai dan mencari “layanan” menggunakan fungsi pencarian.

Jalankan layanan dan cari Pencarian Windows di kolom Nama, lalu klik dua kali. Setelah dibuka, ada tab bernama “Umum” dan Anda dapat mematikan fitur pengindeksan dengan menekan tombol nonaktifkan pada jenis startup.

10. Manfaatkan program dengan fitur yang disederhanakan

Tidak semua laptop lama bisa menjalankan program terbaru. Anda dapat memanfaatkan program berkemampuan Lite sehingga dapat dengan mudah digunakan di laptop dengan perangkat keras lama dan tidak akan memperlambat Anda

11. Bersihkan laptop Anda secara teratur

Debu yang menumpuk seiring waktu dan menghalangi aliran udara dapat menurunkan kinerja laptop Anda. Bersihkan bagian dalam laptop secara rutin agar tidak cepat panas dan lemot.

12. Tambahkan RAM ke laptop Anda

Pada banyak tipe dan merk laptop, terdapat slot RAM yang bisa Anda gunakan untuk menambah RAM Anda sendiri. Anda dapat menambahkan blok RAM ekstra ke laptop Anda untuk membantu meningkatkan kinerja laptop Anda. Semakin banyak RAM yang dimiliki tentunya semakin banyak pula program yang dapat dijalankan di laptop Anda.

13. Mempercepat kinerja laptop dengan SSD

Laptop lawas seringkali masih mengandalkan hard drive SATA sebagai media penyimpanan. Hard drive memiliki piringan berputar di dalamnya dan memiliki kecepatan baca dan tulis yang lambat. Ganti hard drive Anda dengan SSD atau solid state drive untuk meningkatkan kinerja laptop Anda karena tidak ada bagian yang bergerak di dalam media penyimpanan SSD.

14. Ganti prosesor pasta

Setiap prosesor laptop atau desktop biasanya memiliki pasta yang mentransfer panas ke kipas dan heatsink. Seiring waktu, pasta akan mengering dan mengurangi kemampuan laptop menghantarkan panas dengan baik. Ganti pengolah pasta Anda secara rutin minimal setahun sekali, dan gunakan pasta yang menghantarkan panas dengan baik.

15. Hindari mengisi media penyimpanan secara berlebihan

Apapun bentuk media penyimpanannya, jika Anda memenuhinya secara berlebihan, otomatis media penyimpanan tersebut akan melambat. Usahakan hanya mengisi media penyimpanan maksimal 90% dari kapasitas yang dapat digunakan untuk memastikan performanya terjaga dengan baik.

Sumber : rumah.com

Tinggalkan komentar